Jasa PO. Sumber Kencono

Hallo broo..??
Apa kabar diminggu ini??
Nyenengke kah??
Hari ni rada sedikit nganyelke buatku broo, tak tau pa kurang sajene atau apalah..
Dimulai dari ambruknya diriku ma vixiku sehingga tengkine penyok, ma handle koplingnya cuil yang disertai fantatku yang sedut senut mpe skarang, sampe sarapan ikan goreng bekas kemakan kucing ‘n ada uget2nya..lho..??hehe..
Tapi tak apalah??
Daripada jengkel,mending coba tik tik ngetik lagi tak iye..??hehhe..

Kali ni saya pengen share tentang Perusahaan Otobus yg lagi “naik daun” diberitakan diberbagai media akibat laka yg menimpa bus tersebut beberapa waktu lalu. Sehingga muncul pro dan kontra.

foto1083.jpg

PO. Sumber Kencono (SK)

Yupzz..! Po.Sumber Kencono, bus bertrayek Sby-Solo-Jogja,Sby-Solo-Smrg,Sby-Solo-Wonogiri yang amat familiar bagi orang Jatim, Jateng,dan Yogyakarta. Bus yang dikenal sebagian orang yg belum mau melihat lebih dekat menurutku sebagai bus cepat, yang setiap saat bisa MERUGIKAN banyak orang karena lajunya yg sudah di cap ugal-ugalan tanpa mempertimbangkan keselamatan pengguna jalan lain, sampai-sampai “Para Petinggi” pun mengusulkan pencabutan/pembekuan ijin operasional bus tersebut ke Dishub. Tapi semua itu TIDAK bagi saya, maupun ribuan pengguna jasa bus Po. Sumber Kencono.

Kok bisa??
Iya pasti bisa..hehe..

Begini broo menurutku..
Salah besar,jika pernyataan-pernyataan negatif itu langsung dilontarkan tanpa melihat lebih jauh mengenai apa sih Po. Sumber Kencono tu? Bagaimana sistem kerja yg berlaku di SK? Gimana pelayanannya, dan lain lainnya. Balik lagi ke sebagian kecil masyarakat yang jika seumpama sudah mendengarkan kejelekan sesuatu, maka ia hanya akan melihat jeleknya, tanpa mau menengok sedikitpun apa kelebihan sesuatu itu, apalagi menilik penyebabnya kenapa??

Pengalaman saya selama ini sebagai seorang pengguna jasa transportasi bus, SK merupakan satu-satunya bus terbaik dari berbagai macam bus yang ada ditempatku. Menurutku, ketika saya ingin naik bus, pasti melihat beberapa aspek (wuih..bahasaku rek..!hehhe..), yakni diantarannya:
1. Tarif : Wajar lah sebagai rakyat kecil, kalau mau naik bus hal pertama yg terpikirkan adalah tarif. Apalagi bagi saya yg tiap hari selalu ber-bis dalam mengawali aktivitas, ditambah kalau sudah tanggal tua.hehe..
2. Kenyamanan : Yahh.. Walaupun dengan biaya pas-pasan, seumpama dikasih pilihan bermacam-macam bus, pasti saya tetep milih bus yang terbaik dong. Murah,tapi bukan murahan? Hehe..
3. Pelayanan : Yo’i, gimana perasa’annya coba ketika naik bus, pelayanan crew tidak baik. Brrr..! Gak banget kan seumpama kita turun bus, busnya gak bener-bener berhenti, sambil jalan pelan gt. Jadi kita harus mencolot,biar gak keblandangen? Huaaa.. Mang kita kodok? Hehe..
Atau bisnya ngetem diterminal luamaaaa kali, padahal kita sedang buru-buru? Hmm.. Kalau dah gini rasane pengen banget busnya tak supiri sendiri ae. Hehe.. Mangkel yang jelas.

So??
Menurutku ya cuman SK aja yg dapet 3point itu. Lebih jelasnya, nih saya cerita’in pengalamanku dengan SK selama 2tahun ini sesuai dengan 3point diatas.
Tapi…sebelum berlanjut, saya srutup dulu ahhh kopi panas yg saya buat tadi, sambil menyedot sebatang Djarum Super yang barusan dibeli’in adik dari warung. Kriting juga ni jari dari tadi menyet-menyet kipet henpon. Hehe..

Oke..!! Lanjut ya coy..
1. TARIF
Bus AC Tarif Biasa.. Iya!! Sebagian besar bus SK bertempelkan stiker AC Tarif Biasa atau yang lebih populer disebut ATB. Hal ini menandakan bahwa bus SK adalah bus AC dengan tarif merakyat. Sangat terjangkau untuk smua kalangan, bahkan dibawah rival-nya. Untuk Ampel-Solo hanya Rp 4000, jauh dibawah jika naik bus AC lainnya yg mencapai Rp 10.000, selisih
6000 rupiah bukan nominal yang sedikit jika dikalikan PP dalam 1tahun lho ya? Hehe..
Maka dari itu, saya fanatik banget kalau naik bus karcisnya harus berlogo PO. Sumber Kencono, apalagi kalo dapet “coretan merah” oleh paktur(pak kondektur) pada karcis yg menandakan bahwa karcis saya termasuk dalam nominasi karcis tarif KL*.hehe…,

Nah..ada lagi nih kejutan masalah tarif di SK. Yakni adanya tarif “KL”.
KL sendiri merupakan bentuk loyalitas perusahaan SK kepada setiap pelanggan berupa potongan tarif, berapa persis persentase potongannya sih saya kurang tau. Tapi yg jelas dengan adanya KL, merupakan point tersendiri bagi para pelanggan rakyat kecil seperti saya ini.hehe.. Tapi, kalau menurut saya pribadi, saya sangat senang kalau karcis saya dicoret merah bukan karena dapat potongan tarifnya, tapi dengan begitu saya merasa seperti orang terkenal sehingga crew pun mengenal saya. Haha..(narziz cuy..!!glodak!!!waduh..untuku ceblok!).
Eitzz..

Jadi, intinya
“Tarif SK merakyat buanget bukan?”

Lanjut point ke 2 ya broo..

2. KENYAMANAN
Bentuk kenyamanan yang SK berikan ialah armada bus SK sangatlah layak dan mungkin PO. Bus lain kayaknya harus menirunya ni. Bus yang beroperasi masih muda-muda dan kinyis-kinyis, ber-AC, kabin yang nyaman, jarak jok tempat duduk yang lapang, keada’an bus yang sangat terawat, jauh dari kesan bumel dan sangat bersih. Jujur, selama ini saya belum pernah sekalipun dioper ke bus lain gara-gara mesin bus trobel. Ckckck.. 2jempol pokoknya deh buat armada SK, padahal tau sendiri kan, jauhnya trayeknya SK yang stiap hari dilalui? Belum lagi adanya GPS yang terpasang di dalam bus guna meng-kontrol pihak perusahaan apabila bus melebihi kecepatan yang ditentukan, dan tak segan-segan pihaknya akan memberikan peringatan atau bahkan langsung diberi sangsi kepada sang driver berupa klaim. Sungguh meyakinkan memang, jadi buang rasa takut mesin mogok dijalan?? Hehe..

3. PELAYANAN
Melayani Setulus Hati. Klop banget deh rasanya logo yang tertempel dibody bus-bus SK yang baru dengan lambang hati. Tak urung banyak pelanggan yang rela menunggu berjam-jam demi menunggu bus kesayanganya tiba (kebetulan saya berlangganan bus SK line SBY-SMRG dengan jarak antar bus SK yg 1 ke bus ke 2 selang 1jam). Dan itu setiap harinya. Hal itu menandakan pelayanan SK yang sangatlah baik. Dimulai dari keramahan crew, seperti driver, kondektur, maupun co-pilotnya (kernet). Informan pak mandor, maupun pak kontrol yang selalu memberitahukan kepada pelanggan entah melalui sms, maupun telp sampai dimana atau ada tidaknya bus SK langganan mereka. Hingga sikap tanggap manajemen perusahaan yang selalu siaga menerima masukan dari pelanggan melalui no.telp maupun no.sms layanan pengaduan yang tertera di body setiap bus SK.
Satu lagi broo, SK tak pernah ada kata ngetime, mungkin yang ada di SK hanyalah kata-kata ontime karena dengan ontime-nya sampai ditujuan, berarti semakin banyak waktu untuk beristirahat bagi crew. Waaaa… Jadi gak usah takut telat kalau naik SK broo, apalagi kata-kata ngetime?? Dah gak usum tuh kalau naik bus SK.. Hehe..

BUT…!!
Ada tapinya di broo..
Disaat ini lagi santer-santernya pemberita’an negatif di berbagai media mengenai SK akibat musibah kecelakaan yang menimpa SK waktu lalu.

Bahkan, ada Petinggi Pemerintahan yang mengusulkan pembekuan ijin trayek SK.

Waktu dengar pengurangan 40% armada SK yang nge-line sempat trenyuh juga saya broo. Gimana nasib kami (pelanggan) coba kalau sampai trayek SK dibekukan. Nasib Ibu-ibu penjual susu maupun ibu-ibu pedagang dtempatku yang tiap hari naik SK bakal menambah ongkos jalannya, padahal belum tentu daganganya laris. Para pelajar, mahasiswa, karyawan, guru, dokter pengguna jasa SK, juga akan telat jika SK ga jalan. Dan lain-lainnya.

Kalau menurutku tentang masalah laka itu harus ditanggapi dengan bijak lah, namanya juga laka (kapesan) tu kan dah diatur ama Yang Diatas, semua orang pasti juga g mau kapesan to ya? Apalagi armada SK bukan hanya 1,tapi ratusan. Satu armada terkena musibah laka itu dah wajar karena dah menjadi resiko hidup di jalan. Kecuali dalam 1hari seluruh armada SK terkena laka lebih dari 50% atau paling enggak 20%-nya gt ja? Tapi herannya pemerintah bisa-bisanya mengusulkan pembekuan trayek dan menyalahkan SK, sungguh tindakan yang tidak adil menurut saya. Mungkin jika anggota pemerintah setiap hari menggunakan jasa SK akan merasakan sendiri dampak jika SK g ada kali ya? Weww.. Pemerintah kan pakai mobil mewah ding ya?Hehe..

Hedewww..
Gak terasa dah 3jam jariku mencet-mencet kiped hp ni. Dah waktunya rehat ni, supaya bisa fit menghadapi kerja’an di esok pagi?? Oke broww, saya tutup dulu sharingku malem ni. Ambil positifnya, buang negatifnya, karena coretan malem ni juga cuman uneg-uneg semata.hehe..
Sampai jumpa dipostingku berikutnya. Okz, fresh your mind ‘n go on..!!
Oyee..!!

Ehhh..!!1 lagi..
Sampai ketemu besuk bus pengantar kerjaku SK W7741UY!!
Tetaplah MELAYANI SETULUS HATI. Karena KEHADIRANMU SELALU KAMI NANTI.

🙂

Dikirim menggunakan Wordmobi

Iklan

Tentang moeloyee

saya seorang yang simple, gak neko neko, dan suka mempelajari lebih dekat tentang apa yang saya kerjakan dan lakukan setiap hari. hehhe..
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Jasa PO. Sumber Kencono

  1. moeloyee berkata:

    yahh..gambarnya gak pass..
    maklum pake henpon ‘n gk ada pratinjau gambar.hehe

  2. manteb mas moeloyee…
    saya juga sependapat dengan tulisan mas di atas….
    walaupun saya masih “newbie” dalam pengetahuan tentang bus Sumber Group. Saya sangat menyayangkan sikap sepihak yang sempat dilontarkan oleh petinggi-petinggi di propinsi jawa timur dimana PO Sumber Group bercokol.
    Sebagai petinggi yang seharusnya bijaksana dan punya tingkat intelektual yang tinggi tidak sepatutnya main hakim sendiri tanpa menimbang konsekuensi apa yang harus terjadi jika Sumber Kencono dicabut, dibekukan,di freezer,di kulkas atau apalah namanya itu (maklum saya hanya rakyat biasa yang hanya mampu melihat keputusan dari orang-orang ” atas “.
    intinya saya kecewa atas apa yang telah dilakukan oleh pemerintah, menyikapi suatu hal yang belum diketahui penyebabnya.
    Terima kasih…
    salam rakyat kecil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s